3d Design, Private Office 01 ~ PT. WIDYALOKA POOL'S, Since 1983

Rasyied : +62 896-3084-8522 , Wahyu : +62 812-1200-1715 , Yantara : +62 819-1015-8069

3d Design, Private Office 02 ~ PT. WIDYALOKA POOL'S, Since 1983

Rasyied : +62 896-3084-8522 , Wahyu : +62 812-1200-1715 , Yantara : +62 819-1015-8069

3d Design, Private Office 03 ~ PT. WIDYALOKA POOL'S, Since 1983

Rasyied : +62 896-3084-8522 , Wahyu : +62 812-1200-1715 , Yantara : +62 819-1015-8069

3d Design, Private Office 04 ~ PT. WIDYALOKA POOL'S, Since 1983

Rasyied : +62 896-3084-8522 , Wahyu : +62 812-1200-1715 , Yantara : +62 819-1015-8069

3d Design, Living Room 01 ~ PT. WIDYALOKA POOL'S, Since 1983

Rasyied : +62 896-3084-8522 , Wahyu : +62 812-1200-1715 , Yantara : +62 819-1015-8069

3d Design, Living Room 02 ~ PT. WIDYALOKA POOL'S, Since 1983

Rasyied : +62 896-3084-8522 , Wahyu : +62 812-1200-1715 , Yantara : +62 819-1015-8069

3d Design, Living Room 03 ~ PT. WIDYALOKA POOL'S, Since 1983

Rasyied : +62 896-3084-8522 , Wahyu : +62 812-1200-1715 , Yantara : +62 819-1015-8069

3d Design, Living Room 04 ~ PT. WIDYALOKA POOL'S, Since 1983

Rasyied : +62 896-3084-8522 , Wahyu : +62 812-1200-1715 , Yantara : +62 819-1015-8069

3d Design, Living Room 05 ~ PT. WIDYALOKA POOL'S, Since 1983

Rasyied : +62 896-3084-8522 , Wahyu : +62 812-1200-1715 , Yantara : +62 819-1015-8069

3d Design, Living Room 06 ~ PT. WIDYALOKA POOL'S, Since 1983

Rasyied : +62 896-3084-8522 , Wahyu : +62 812-1200-1715 , Yantara : +62 819-1015-8069

3d Design, Living Room 07 ~ PT. WIDYALOKA POOL'S, Since 1983

Rasyied : +62 896-3084-8522 , Wahyu : +62 812-1200-1715 , Yantara : +62 819-1015-8069

Job Done, Swimming Pool 01 ~ PT. WIDYALOKA POOL'S, Since 1983

Rasyied : +62 896-3084-8522 , Wahyu : +62 812-1200-1715 , Yantara : +62 819-1015-8069

Job Done, Swimming Pool 02 ~ PT. WIDYALOKA POOL'S, Since 1983

Rasyied : +62 896-3084-8522 , Wahyu : +62 812-1200-1715 , Yantara : +62 819-1015-8069

Job Done, Swimming Pool 03 ~ PT. WIDYALOKA POOL'S, Since 1983

Rasyied : +62 896-3084-8522 , Wahyu : +62 812-1200-1715 , Yantara : +62 819-1015-8069

Job Done, Swimming Pool 04 ~ PT. WIDYALOKA POOL'S, Since 1983

Rasyied : +62 896-3084-8522 , Wahyu : +62 812-1200-1715 , Yantara : +62 819-1015-8069

Job Done, Swimming Pool 05 ~ PT. WIDYALOKA POOL'S, Since 1983

Rasyied : +62 896-3084-8522 , Wahyu : +62 812-1200-1715 , Yantara : +62 819-1015-8069

Job Done, Swimming Pool 06 ~ PT. WIDYALOKA POOL'S, Since 1983

Rasyied : +62 896-3084-8522 , Wahyu : +62 812-1200-1715 , Yantara : +62 819-1015-8069

Job Done, Swimming Pool 07 ~ PT. WIDYALOKA POOL'S, Since 1983

Rasyied : +62 896-3084-8522 , Wahyu : +62 812-1200-1715 , Yantara : +62 819-1015-8069

Job Done, Water Park 01 ~ PT. WIDYALOKA POOL'S, Since 1983

Rasyied : +62 896-3084-8522 , Wahyu : +62 812-1200-1715 , Yantara : +62 819-1015-8069

Job Done, Water Park 02 ~ PT. WIDYALOKA POOL'S, Since 1983

Rasyied : +62 896-3084-8522 , Wahyu : +62 812-1200-1715 , Yantara : +62 819-1015-8069

Job Done, Water Park 03 ~ PT. WIDYALOKA POOL'S, Since 1983

Rasyied : +62 896-3084-8522 , Wahyu : +62 812-1200-1715 , Yantara : +62 819-1015-8069

Job Done, Water Park 04 ~ PT. WIDYALOKA POOL'S, Since 1983

Rasyied : +62 896-3084-8522 , Wahyu : +62 812-1200-1715 , Yantara : +62 819-1015-8069

Job Done, Water Park 05 ~ PT. WIDYALOKA POOL'S, Since 1983

Rasyied : +62 896-3084-8522 , Wahyu : +62 812-1200-1715 , Yantara : +62 819-1015-8069

Showing posts with label Planning. Show all posts
Showing posts with label Planning. Show all posts

Online Marketing

Online Marketing

Online MarketingOnline Marketing atau disebut juga Internet Marketing adalah usaha pemasaran yang dilakukan melalui internet, dan merupakan sebuah celah usaha yang baik untuk mendapatkan penghasilan.
Jika Anda belum tahu bagaimana untuk menjadi sukses di internet marketing, mungkin Anda akan kehilangan penghasilan yang lebih besar. Dan apa yang Anda akan baca dalam artikel ini akan membantu Anda untuk memiliki karir yang sukses di bidang internet marketing.
Kegiatan pemasaran yang dilakukan melalui Internet disebut bisnis online. Siapapun Anda dan dimanapun berada, bisa menjalankan usaha seperti ini dengan syarat utama harus punya koneksi internet yang memadai. Entah sudah berapa ratus juta orang dari berbagai belahan dunia ini yang setiap harinya menggunakan internet.
Dunia internet ini merupakan media pasar yang terbuka, tanpa harus ada birokrasi yang berbelit-belit dan tidak banyak menghabiskan biaya alias murah. Anda bisa menjual sebuah produk barang atau jasa ke seluruh dunia tanpa harus bepergian meninggalkan rumah.
Bisa memasarkan produk milik sendiri atau produk milik orang lain tanpa harus bertemu atau bertatap muka antara pembeli dan konsumen. Dunia belahan manapun ada di depan Anda, yang bisa di jelajah dengan hanya menggunakan mouse saja.
Berikut ini adalah beberapa cara dan fasilitas untuk menjalankan bisnis Online Marketing.

1.   Website Atau Blog
Luangkan waktu untuk mempelajari berbagai hal tentang desain web / blog. Ingat pepatah – belajar tak kenal usia. Banyak sekali informasi yang bisa Anda dapatkan secara online tentang pengetahuan dan cara mempelajari bahasa pengkodean CSS atau HTML, yang akan membantu Anda dalam membuat dan menentukan jenis desain web / blog. 
Jadwalkan waktu luang Anda sekitar 1 atau 2 jam per hari untuk menyusun dan mengutak-atik situs Anda, dan sudah pasti, Anda akan mendapatkan pengetahuan dan pengalaman yang berharga.
Online Marketing 02Untuk tahapan awal, jika Anda tidak ingin dibuat pusing dengan berbagai pengkodean dan bahasa pemrograman yang rumit, Anda juga bisa gunakan berbagai layanan gratis yang tersedia secara online, yang tentunya masih banyak batasan-batasan yang mungkin tidak sesuai dengan selera / idealis Anda. Tapi sebagai tahap awal atau sebagai pengenalan dasar tentang blogging, itu semua sudah cukup membuat kita puas.
Anda bisa mendaftar dan membuat web / blog gratisan dari berbagai hosting yang banyak tersebar di internet, seperti Google, Wordpress, Weebly, dan sebagainya.

Master Plan RS

MASTER PLAN RS

Master Plan Fisik Rumah Sakit

Master Plan atau Rencana Induk rumah sakit berisi rencana komprehensif fisik yang akan terus desain detail. Bagian ml adalah bagian yang sangat penting untuk mensinkronkan apa yang ada dalam Rencana Bisnis yang akan diterapkan dalam bangunan fisik.
Permasalahan utama yang biasa dihadapi rumah sakit adalah bahwa mereka tidak memiliki perencanaan fisik jangka panjang yang balk, termasuk kesiapan terhadap perubahan tipe rumah sakit atau prediksi terhadap kemungkinan penambahan program-program yang baru. Sebagai hasilnya, banyak fasilitas lama harus direlokasi ketika pengembangan fisik dilakukan, semata untuk mengubah penampilan fisik yang sudah ketinggalan jaman atau karena tidak tersedianya lagi lahan sesuai kapasitas yang diinginkan.
Membangun RS adalah spesifik, ada norma norma fungsional yang harus dipahami terutama untuk posisi zona medis (IGD, kamar Operasi, ICU), diagnostik, dan penunjang yang sirkuler. Banyak contoh pembangunan RS dengan tanpa pembuatan rencana pengembangan menjadi salah kaprah dan harus segera dibenahi ketika beroperasi.

Maksud dan tujuan pembuatan Master Plan

1. Mengkonversi rencana kegiatan RS dalam suatu rancangan fisik yang terpadu, mempertimbangkan faktor kelayakan lahan dengan perhitungan rencana anggaran biaya pembangunan RS dan keuangan yang tersedia.
2. Mendapatkan keterpaduan antara rencana pengembangan program layanan kesehatan dengan rencana pengembangan fisik, yang dapat diandalkan dalam jangka pendek, menengah maupun panjang.
3. Mendapatkan arah pengembangan fisik yang menjadi kerangka dasar bagi pengembangan bangunan dan infrastruktur.
4. Memperoleh dasar bagi pentahapan pengembangan fisik, dikaitkan dengan pengembangan program pelayanan kesehatan maupun dengan manajemen rumah sakit secara keseluruhan.



Sasaran Penyusunan Master Plan Fisik RS

1. Merencanakan fungsi RS yang direncanakan mendatang.
2. Merencanakan ruang untuk mengakomodasi fungsi yang direncanakan mendatang.
3. Membuat rencana pentahapan yang bisa meminimalkan gangguan proses konstruksi terhadap operasional sehari han rumah sakit.
4. Merencanakan sirkulasi, dengan upaya menghubungkan secara lebih efektif dan efisien fungsi-fungsi yang terkait dalam lingkungan RS.
5. Merencanakan optimalisasi kualitas estetika, kekuatan konstruksional, serta performansi fungsional yang disandang oleh massa dan bentuk bangunan.
6. Merencanakan optimalisasi tanggapan terhadap konteks dan Iingkungan secara positif, baik dan sisi fungsional-higiene, maupun secara estetika perancangan kawasan.
 

Service Excellence Di Rumah Sakit

1. Salah satu aspek yang bisa berpengaruh terhadap keputusan pembelian konsumen (pasien) adalah kemampuan perusahaan atau rumah sakit untuk memberikan pelayanan yang terbaik, yang tentu saja merupakan pelayanan yang sesuai dengan apa yang diharapkan oleh konsumen (pasien).
2. Service Excellence atau dalam bahasa Indonesia disebut sebagai pelayanan prima merupakan suatu bentuk pelayanan yang diberikan dengan tatanan yang dibuat sedemikian rupa sehingga mampu meminimalkan kesalahan serta berorientasi kepada kebutuhan pelanggan.
3. Mengapa service excellence merupakan satu hal yang penting dilakukan oleh rumah sakit ? Dengan banyaknya rumah sakit yang memiliki karakteristik yang sama dalam satu kategori , jenis layan/jasa, harga dan lain sebagainya, maka service excellence dapat dijadikan faktor pembeda antar satu rumah sakit dengan para pesaingnya. Dengan keseragaman, konsumen (pasien) tentu saja akan menilai dan memilih rumah sakit berdasarkan pelayanannya. Pasien yang puas atas pelayanan yang diberikan oleh rumah sakit cenderung untuk loyal. Dan tentu saja pada tahap loyal, konsumen akan merekomendasikan hal tersebut kepada rekan-rekan Iainnya melalui proses dan mulut ke mulut (word of mouth). Ingat, word of mouth merupakan salah satu aspek pemasaran yang ampuh yang dapat menguntungkan bagi pihak rumah sakit bila yang disampaikan adalah sesuatu yang bersifat positif.

4. Service excellence merupakan bentuk penghargaan dan rumah sakit terhadap para pasien sebagai konsumennya. Bila hal tersebut dilakukan, maka konsumen merasa dihargai. Dengan pembuatan standar operasional procedure (SOP) service excellence yang tepat, maka berarti rumah sakit berusaha meminimalkan kesalahan dalam melayani konsumen bahkan diharapkan dapat mencapai tingkatan zero mistake.




Proposal RS IMM


KATA PENGANTAR

Puji dan syukur kami panjatkan ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa, karena atas ridho dan petunjuk-Nya kami dapat menyelesaikan Proposal Pembangunan Rumah Sakit dan Akademi Kebidanan  Intan Mulia Merangin, yang lokasinya terletak di Jalan Raya Lintas Sumatera Km. 5, Kecamatan Bangko Kabupaten Merangin Propinsi Jambi, sebagai acuan dasar.
Pembangunan suatu pusat pelayanan kesehatan dan sarana pendidikan akan membawa dampak positif bagi daerah sekitarnya dari kawasan yang tadinya terpencil dan sederhana bisa berubah menjadi kawasan yang ramai dengan perkembangan pesat di segala aspek.  Dengan adanya pusat pelayanan kesehatan diharapkan bisa membantu masyarakat yang bukan hanya golongan masyarakat ekonomi atas saja, bahkan golongan masyarakat ekonomi menengah kebawahpun bisa mendapatkan hak pelayanan kesehatan yang sama.
Kami berharap proposal ini dapat menjembatani niat baik dan dapat digunakan sebagai sebuah referensi awal perencanaan pembangunan untuk semua pihak yang terlibat, yang mudah-mudahan dari semua bantuan yang disalurkan dapat memiliki manfaat yang langsung menyentuh pada kebutuhan masyarakat dan bisa menjamin keberhasilan program yang lebih efektif, efisien dan akuntabel.
Akhirnya kami ucapkan terima kasih kepada berbagai pihak yang telah berperan aktif mendukung terlaksananya proyek pembangunan ini, khususnya para investor yang mau berbagi dalam upaya memberdayakan masyarakat sekaligus menguatkan posisi masyarakat sebagai pelaku pembangunan di daerah.
Semoga Allah SWT memberi rahmat, hidayah serta bimbingan-Nya kepada kita semua. Amin.
RS & Akbid Intan Mulia Merangin,
David P. Sarumpaet
Ketua


D A F T A R   I S I
Kata Pengantar .................................................................................. .....
Daftar Isi ....................................................................................................
PENDAHULUAN ........................................................................................
A. Latar Belakang ....................................................................... .....
B. Visi, Misi dan Strategi ..................................................................
C. Maksud dan Tujuan .....................................................................
D. Penentuan Rencana Pelayanan RS ........................................
E. Dasar Hukum dan Kebijakan ....................................................
F. Struktur Perusahaan ..................................................................
G. Daftar Tata Ruang ........................................................................
H. Rekapitulasi Anggaran Dan Cashflow ......................................
I. P E N U T U P .................................................................................
J. LAMPIRAN-LAMPIRAN ...................................................................
K. LEGALITAS ....................................................................................
L. FOTO LOKASI PROYEK ..................................................................
M. RENCANA GAMBAR .........................................................................

PENDAHULUAN
A.   LATAR BELAKANG
Rumah Sakit dan Akademi Kebidanan Intan Mulia Merangin, didirikan berdasarkan Akta Pendirian Rumah Sakit dan Akademi Kebidanan yang dibuat oleh Notaris ………………………… pada tanggal ………………………….  Proposal ini dibuat dan disahkan status Badan Hukumnya melalui Surat Keputusan Menteri Hukum dan Keamanan.
Rumah Sakit dan Akademi Kebidanan  Intan Mulia Merangin yang berkantor pusat di Jalan Raya Sumatera Km.5 Merangin - Jambi, bergerak dalam bidang, antara lain :
1.   Bidang Sosial :
-  Mendirikan lembaga formal dan non-formal,
-  Rumah Sakit, SMK, dan lain-lain.
2.   Bidang Kemanusiaan,
3.   Bidang Keagamaan.
Keberadaan Rumah Sakit dan Akademi Kebidanan sangatlah baru, oleh karena itu untuk tahap awalnya Rumah Sakit dan Akademi Kebidanan akan merealisasikan Program Pendirian Rumah Sakit Swasta Dan Akademi Kebidanan di Kecamatan Merangin Kabupaten Merangin Propinsi Jambi.


Lanjutan proposal: Proposal RS IMM

Business Plan RS

BUSINESS PLAN RS


Business Plan Rumah Sakit

Business Plan atau Rencana Bisnis Rumah Sakit merupakan pembahasan / pengembangan lanjutan dari Studi Kelayakan Rumah Sakit yang telah dibuat (bagi rumah sakit baru) atau berdasarkan Laporan Kinerja Rumah Sakit pada masa kerja tertentu.

Rencana bisnis memiliki dua fungsi, pertama, sebagai pedoman dan bahan sosialisasi kepada seluruh karyawan;  kedua, merupakan bahan penting bagi investor.
 
 



 

 


Maksud dan tujuan pembuatan Business Plan

1.    Mendapatkan target analisis Rumah Sakit atau analisis target pasar.
2.    Memberikan arah, pedoman, langkah-langkah strategi yang harus diambil dalam rangka peningkatan kinerja Rumah Sakit.
3.    Memberikan referensi dan fasilitas bagi Rumah Sakit untuk jaringan investasi, dan hubungan operasional dengan rumah sakit lain.

Keluaran Business Plan

1.    Breakdown Visi dan Misi yang menjadi cita-cita Rumah Sakit yang ingin dicapai.
2.    Analisa target pasar Rumah Sakit.
3.    Analisa peta persaingan Rumah Sakit.
4.  Analisa prospek Rumah Sakit yang berisi kunci-kunci pengembangan Rumah Sakit dan rekomendasi produk unggulan.
5.   Peta strategis yang menjadi pedoman Rumah Sakit untuk melangkah.
6.   Revisi / Pentahapan program dan kapasitas Rumah Sakit.
7.   Pengembangan program yang detail dan penjabarannya menjadi berbagai rekomendasi sumber daya yang dibutuhkan Rumah Sakit, mencakup SDM, fasilitas fisik, dan peralatan yang dibutuhkan.
8.  Indikator kinerja Rumah Sakit yang menjadi pengukur keberhasilan dan pemantau pencapaian visi.
9.   Berbagai rekomendasi sistem yang terkait pengembangan kinerja Rumah Sakit, termasuk juga kaitannya dengan pengembangan wilayah seperti sistem pembiayaan regional.
10. Analisa kelayakan keuangan Rumah Sakit.





Feasibility Study RS

FEASIBILITY STUDY RUMAH SAKIT

Feasibility Study atau Studi Kelayakan Rumah Sakit (RS) merupakan salah satu poin penting sebelum melaksanakan pembangunan rumah sakit merupakan studi yang mencakup bisnis review, strategis, dan posisi keuangan. Ulasan ini akan memberikan pasar yang paling potensial dalam jenis usaha, kapasitas tempat tidur, fase pengembangan dan investasi.
Sifat sebuah RS adalah investasi jangka panjang dengan struktur modal yang besar dan kompleksitas tersendiri, dalam hal ini perlu dipahami bahwa ada konsekuensi pergeseran bisnis Intl ke arah health service. Hal pertama yang diperlukan adalah membuat Studi Kelayakan untuk melihat bagaimana prospek kedepan dan RS yang akan dibangun. Sebagai sebuah Strategic Business Unit (SBU) , tentu diharapkan RS menjadi salah satu portofollo yang kuat untuk pengembangan dengan prospek keuangan yang balk.
Maksud dan tujuan dan pembuatan Studi kelayakan antara lain:
1.   Melihat kelayakan pengembangan RS kedepan.
2.  Menganalisa produk yang ditawarkan dan unggulan dan RS dengan melihat pada kemampuan internal dan perubahan persepsi masyarakat.
3.   Memprediksi kapasitas kedepan dan RS , balk dan kapasitas pelayanan, kapasitas fisik, peralatan medis dan 5DM nya.
4.  Mengestimasi besaran investasi, skema pendanaan, prospek keuangan, dan analisa keuangan secara mendalam didalam sebuah model keuangan.

 Skema Alur Perencanaan Rumah Sakit 

 

 

 

 

 

 

 


Maksud dan Tujuan Aplikasi SIMRS antara lain:

1.    Membantu rnewujudkan visi dan misi RS.
2.    Membangun dan mengembangkan infrastruktur teknologi informasi.
3.   Mensosialisasikan dan meningkatkan kemampuan sumber daya rnanusia di Rumah Sakit dalam mengoperasikan teknologi informasi.
4.   Meningkatkan kinerja Rumah Sakit menjadi Iebih efisien dan efektif.
5. Meningkatkan nilai jual Rumah Sakit di masyarakat sebagai Rumah Sakit yang mengedepankan pelayanan.
6.  Manajemen pengelolaan data menjadi informasi yang cepat dan tepat guna, bagi kepentingan User, Manajemen, maupun Pemerintah.
7.    Meningkatkan mutu dan mempercepat proses pelayanan Rumah Sakit.
8.    Meningkatkan loyalitas dan kebanggaan karyawan terhadap Rumah Sakit tempat mereka mengabdi.
9.    Mengurangi kesalahan-kesalahan faktor manusia.
10.  Menghilangkan permasalahan redudansi data.
11.  Menghilangkan permasalahan ketidak konsistenan data.
12.  Pemetaan desain sistem informasi sesuai dengan kebutuhan informasi pada saat ini dan masa mendatang.

Lingkup pekerjaan pembuatan Studi Kelayakan Usaha RS:

Analisa Situasi, yang berisi kajian Iingkungan eksternal yang berpengaruh terhadap rumah sakit. Secara spesifik fase mi dapat diuraikan menjadi tahapan-tahapan yang lebih mikro, yaitu:
1.   Dokumen analisa Iingkungan jauh yang mengkaji faktor epidemiologis, demografis, sosial budaya, makro-ekonomi, dan teknologi.
2.  Dokumen analisa lingkungan dekat yang berisi tentang segmentasi dan profil pasar, persaingan, perilaku pasien, dan produk subsitusi.
3.   Dan fase ini dapat diketahui peluang pasar dan arah pengembangan strategi rumah sakit.
Kajian keuangan dan proyek pendirian rumah sakit, terrnasuk di dalamnya adalah proyeksi kondisi keuangan, pemasukan, serta kebutuhan pengeluaran sesuai dengan kondisi pasar, analisa kelayakan keuangan serta kesimpulan keuangannya.

Service Excellence RS

Service Excellence Di Rumah Sakit

1. Salah satu aspek yang bisa berpengaruh terhadap keputusan pembelian konsumen (pasien) adalah kemampuan perusahaan atau rumah sakit untuk memberikan pelayanan yang terbaik, yang tentu saja merupakan pelayanan yang sesuai dengan apa yang diharapkan oleh konsumen (pasien).
2. Service Excellence atau dalam bahasa Indonesia disebut sebagai pelayanan prima merupakan suatu bentuk pelayanan yang diberikan dengan tatanan yang dibuat sedemikian rupa sehingga mampu meminimalkan kesalahan serta berorientasi kepada kebutuhan pelanggan.
3. Mengapa service excellence merupakan satu hal yang penting dilakukan oleh rumah sakit ? Dengan banyaknya rumah sakit yang memiliki karakteristik yang sama dalam satu kategori , jenis layan/jasa, harga dan lain sebagainya, maka service excellence dapat dijadikan faktor pembeda antar satu rumah sakit dengan para pesaingnya. Dengan keseragaman, konsumen (pasien) tentu saja akan menilai dan memilih rumah sakit berdasarkan pelayanannya. Pasien yang puas atas pelayanan yang diberikan oleh rumah sakit cenderung untuk loyal. Dan tentu saja pada tahap loyal, konsumen akan merekomendasikan hal tersebut kepada rekan-rekan Iainnya melalui proses dan mulut ke mulut (word of mouth). Ingat, word of mouth merupakan salah satu aspek pemasaran yang ampuh yang dapat menguntungkan bagi pihak rumah sakit bila yang disampaikan adalah sesuatu yang bersifat positif.
4. Service excellence merupakan bentuk penghargaan dan rumah sakit terhadap para pasien sebagai konsumennya. Bila hal tersebut dilakukan, maka konsumen merasa dihargai. Dengan pembuatan standar operasional procedure (SOP) service excellence yang tepat, maka berarti rumah sakit berusaha meminimalkan kesalahan dalam melayani konsumen bahkan diharapkan dapat mencapai tingkatan zero mistake.


Proses Interaksi Antara Rumah Sakit Dan Konsumen

Secara sederhana proses penyampaian layanan kepada konsumen dimulai dan proses interaksi baik secara langsung maupun tidak langsung. Proses interaksi Iangsung terjàdT pada saat pihak rumah sakit bertemu langsung dengan pihak konsumen.



Pada saat seperti ml, pasien sebagai konsumen dapat merasakan secara langsung apa yang Ia dapatkan pada saat proses tersebut terjadi. Bila karyawan rumah sakit kurang ramah, kurang tanggap maka konsumen akan merasakan apa yang menjadi kekurangan bagi pihak rumah sakit. Tetapi di sisi lain, bila rumah sakit dapat menunjukkan sikap yang ramah, cepat tanggap serta hal-hal positif lainnya, maka konsumen akan senang pada saat berinteraksi.
Hal yang sama juga terjadi pada saat rumah sakit berinteraksi secara tidak langsung dengan konsumennya. Proses interaksi secara tidak langsung terjadi pada saat dalam melakukan proses pelayanan rumah sakit diwakili oleh alat atau media tertentu. Contohnya, pada saat konsumen menghubungi rumah sakit melalui telepon, email dan juga media lainnya. Pada saat melakukan proses interaksi secara tidak Iangsung mi, konsumen juga dapat menilai secara Iangsung apakah proses interaksi mi bisa membuat konsumen merasa rumah sakit sudah memberikan yang terbaik bagi mereka.
Sebagai proses selanjutnya, interaksi antara rumah sakit dan konsumen baik secara langsung maupun tidak Iangsung akan memberikan akibat yang dapat dirasakan secara Iangsung oleh konsumen. Apa akibat yang dirasakan oleh konsumen pada saat itu? Ada dua yang dapat terjadi. Yang pertama konsumen bisa saja merasa puas terhadap apa yang Ia dapatkan dan pelayanan rumah sakit atau merasa tidak puas terhadap apa yang diberikan oleh rumah sakit terhadap dirinya. Rasa puas atau tidak puas yang dirasakan oleh konsumen tentu saja tidak luput dan apa yang akan dilakukan oleh konsumen selanjutnya. Apapun yang dirasakan oleh konsumen akan menjadi bahan pembicaraan konsumen tersebut dengan orang-orang yang ada disekitarnya. Inilah yang dinamakan dengan proses word of mouth. Tanpa disadàni oléh rumah sakit, konsumen akan menjadi agen pemasaran yang terbaik yang pernah dimiliki oleh rumah sakit.
Proses word of mouth ml tanpa kita sadari tentu saja dapat mengakibatkan dua hal terhadap rumah sakit. Yang pertama tentu saja bila yang disampaikan oleh konsumen terhadap rekan-rekan Iainnya adalah sesuatu yang bersifat negative, tentu saja yang terjadi adalah rumah sakit akan mengalami kesulitan dalam memperluas pasar. Bahkan cenderung untuk menurun. Sebaliknya konsumen yang menyampaikan sesuatu yang positif tentang rumah sakit akan mengajak rekan-rekan lainnya untuk bergabung bersama menggunakan produk yang mereka pakai. Dibutuhkan suatu tindakan yang terintegrasi untuk mampu memberikan pelayanan yang terbaik, diantaranya adalah bagaimana memformulasikan, mengimplementasikan, serta mengembangkan layanan.

Manajemen SDM Rumah Sakit

Persaingan RS yang terasa begitu tajam dan semakin meningkatnya tuntutan masyarakat akan pelayanan kesehatan yang berkualitas juga cenderung meningkat, rumah Sakit perlu mempeslapkan dIrl dan mengantislpaslnya. Salah satu yang harus mendapat perhatian Iebih adalah pembenahan sistem Manajemen 5DM. Keberadaan SDM yang kompeten dan sistem yang baik merupakan salah satu faktor penting dalam menentukan keberhasilan industri rumah sakit. Melihat pentingnya faktor tersebut, perlu adanya metode proses penyusunan kompetensi serta manajemen kompetensi yang efektif.
Manajemen kompetensi hanya akan berhasil apabila tujuan inisiatif kompetensi disusun secara jelas. Elemen kompetensi disusun, diintegrasikan serta diimplementasikan sesuai dengan visi, misi, tata nilai dan tujuan organisasi. Sebagai unsur dalam manajemen, sumber daya manusia (SDM) yang dimiliki oleh rumah sakit akan mempengaruhi diferensiasi dan kualitas pelayanan kesehatan. Adanya keterbatasan dan keanekaragaman jenis tenaga kesehatan akari menghasilkan kinerja rumah sakit dalam pencapaian indikator mutu pelayanan rumah sakit.
Dalam rangka peningkatan kinerja Rumah Sakit, sangatlah diperlukan Sistem Manajemen SDM yang efektif dan akuntabel dan juga 5DM yang berkompeten sesuai bidang keahliannya.
Salah satu yang mulal dikembangan dalam rangka meningkatkan kualitas dan pengembangan 5DM dan memberikan penilaian secara objektif SDM rumah sakit adalah menyusun Sistem Manajemen 5DM Berbasis Kompetensi.
Maksud dan tujuan Manajemen SDM berbasis Kompetensi:
1. Memperoleh Sistem Rekrutmen dan Seleksi
2. Memperoleh Sistem Jenjang Karir
3. Memperoleh Sistem Manajemen Kinerja
4. Memperoleh Sistem Pendidikan dan Pengembangan
5. Memperoleh Sistem Remunerasi.
Bagi rumah sakit yang telah berdiri ada beberapa kegiatan yang harus dilakukan untuk memperbaiki sistem dan meningkatkan kinerja, antara lain:
1. Melakukan analisa atas Efektifitas struktur organisasi yang berlaku dan memberikan usulan perbaikan untuk dipertimbangkan pihak manajemen.
2. Melakukan evaluasi atas efektifitas karyawan & evaluasi Job Description yang berlaku dan memberikan usulan perbaikan untuk dipertimbangkan pihak manajemen.
3. Melakukan Analisa & Evaluasi efektifitas karyawan (melakukan Psikotes & Wawancara pada seluruh karyawan yang ada sekarang) dan memberikan rekomendasi posisi kerja yang sesuai.
4. Membuat usulan sistem penggajian dan perhitungan insentif.
5. Pembuatan sistem penilaian kinerja berbasis Key Performance Index (KPI)
6. Perencanaan karir dan pengembangan Sumber Daya Manusia.

Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS)
Pemanfaatan teknologi informasi sangat penting bagi rumah sakit (RS). SIMRS atau sering juga disebut sebagai Hospital Management System (HMS) atau Hospital Information System (HISJ merupakan prosedur pemrosesan data berdasarkan teknologi informasi dan diintegrasikan dengan prosedur manual dan prosedur yang lain untuk menghasilkan informasi yang tepat waktu dan efektif untuk mendukung proses pengambilan keputusan manajemen di rumah sakit. Sistem Informasi Manajemen saat mi merupakan sumber daya utama, yang mempunyai nilai strategis dan memiliki peran penting bagi RS agar mampu memberikan lava nan terbaiknya
Sistem Informasi Manajemen RS (SIMRS) yang baik akan memberikan banyak manfaat bagi RS antara lain: pertama, pengelolaan sistem manajemen RS yang terpadu dan terkontrol; kedua, memberikan jawaban akan tuntutan kualitas layanan RS; ketiga, Teknologi informasi diharapkan bisa memberikan solusi-solusi terhadap masalah kerumitan birokrasi dan transparansi serta meningkatkan produktivitas dan kualitas Iayanan dalam hal efektivitas, efisiensi, fleksibilitas dan kecepatan sehingga terciptanya manajemen operasional RS sakit yang bersih, akuntabel dan mampu memenuhi harapan dan kebutuhan masyarakat dan stakeholder-nya.
Namun seringkali implementasi aplikasi SIMRS tidak berjalan seperti yang diharapkan. Penggunaan software aplikasi di RS seringkali diterapkan secara parsial di tiap unit organisasi dimana aplikasi-aplikasi ini tidak saling compatible antara satu dengan yang lainnya. Aplikasi-aplikasi mi umumnya bergantung pada platform dan sistem operasi tertentu yang menyulitkan proses integrasi dan pengembangan sistem aplikasi selanjutnya. Setiap software aplikasi dengan fungsi tertentu mi memiliki database dan format data yang berbeda yang mengarah pada duplikasi data. Berbagi data (data sharing) pun seringkali sulit dilakukan.