Bagaimana Cara Mempercayai Dia?
Tanpa menggunakan kepercayaan, atau menyepelekan kepercayaan yang diberikan, maka tak peduli sebesar apapun rasa cinta itu pasti tak akan bertahan lama. Kepercayaan itu ibarat sebuah karet penghapus, yang akan semakin tipis jika sering digunakan. Begitupun halnya dengan kepercayaan, yang akan semakin terkikis jika sering terjadi kebohongan dan penghianatan!.
Masing-masing pihak harus ada keinginan untuk saling membina kepercayaan tersebut. Tidak bisa hanya dari sepihak saja. Dan jika hanya sepihak saja yang berusaha, berarti pihak lainnya tak “memiliki rasa peduli”, atau mungkin memang tidak merasa “sayang dan cinta”!
Pentingnya komunikasi
Dengan komunikasi yang berlanjut ini nanti akan terbentuk sebuah kepercayaan. Rasa percaya dan prinsip kepercayaan yang dibina tersebut jangan sampai goyah oleh berbagai hasutan negatif yang merugikan. Pembinaan kepercayaan tersebut harus bisa menjadikan sebuah kepribadian yang dewasa dan bijaksana.
Tetap sabar dan bijak
Bagian yang tidak bisa dihindari, adalah “keraguan”. Dan rasa ragu atau curiga ini pasti sering terlintas dalam pikiran. Tapi jika perasaan ragu atau curiga tersebut sampai menguasai pikiran, maka Anda sendirilah yang mempersulit situasi. Lain halnya jika memang sudah terjadi penghianatan akan kepercayaan Anda, maka saat itu sudah sewajarnya Anda harus mengambil keputusan dan tindakan yang pantas.
Saling mengerti dan memberi
Terciptanya hubungan yang harmonis, bukan dari saling menuntut. Tapi tercipta dari rasa “saling mengerti dan memberi”. Berusaha memunculkan rasa pengertian. Bisa mengerti apa yang dibutuhkan dan apa yang diinginkan pasangannya, tanpa harus diminta atau dituntut.
Dengan memberikan sesuatu atas dasar pengertian, maka tak akan ada istilah “rasa terpaksa”. Dan pihak yang diberi pengertian tersebut sudah tentu akan merasa senang dan tersanjung, karena kebutuhan dan keinginannya dapat terpenuhi tanpa harus diminta atau dituntut.
Dan jika kebiasaan baik ini sering dilakukan, maka akan tercipta “rasa hormat” bagi masing-masing pihak. Dan sudah tentu akan semakin menambah rasa “kepercayaan” yang dapat memperkuat keharmonisan hubungan tersebut.
Bersambung . . . . .

0 komentar :
Post a Comment