Bagaimana Mencari Pria Setia?
Para wanita yang belum menemukan pria idaman yang setia itu biasanya karena mereka hanya asal-asalan saja untuk menjalani sebuah hubungan. Tidak berusaha untuk lebih teliti menilai karakter dan kepribadian dari pria tersebut, dan terlau cepat mengambil keputusan. Bahkan ada pula wanita yang bersikap santai-santai saja. Mungkin karena selalu berprasangka baik, atau ada juga yang menggunakan istilah gimana nanti atau tergantung nasib.
Beberapa rumor menjelaskan bahwa ciri-ciri pria yang setia itu adalah yang tidak merokok, tidak mabuk-mabukan, tidak sering berjudi, tidak pandai bergaul, tidak banyak teman, tidak kasar prilakunya, dan tidak pernah ada kata berbohong. Akan tetapi pendapat tersebut sebenarnya keliru.
Itu semua menandakan bahwa, kesetiaan seorang pria tidak bisa dinilai berdasarkan prilakunya saja. Karena prilaku adalah kebiasaan, kesukaan atau hobi. Sedangkan kesetiaan hubungannya dengan perasaan hati, kebutuhan akan cinta, kedewasaan berpikir, dan sifat positif yang bisa menghargai pasangannya.
Oleh karena itu, Anda sebagai kaum wanita harus jeli dan teliti dalam menentukan pasangan (pacar atau suami) yang setia. Tapi juga jangan terlalu idealis atau terlalu banyak persyaratan yang harus dimiliki oleh pasangan Anda. Karena setiap manusia pasti mempunyai kelebihan dan kekurangannya. Anda tinggal setarakan saja kelebihannya, dan perbaiki segala kekurangannya. Toh pasti Anda pun memiliki kelebihan dan kekurangan.
Mungkin Anda harus mengadopsi sebuah pribahasa yang mengatakan, “lebih baik dicintai daripada mencintai”! Anda pasti pernah mendengar kalimat itu. Dan menurut saya, pendapat itu sangat-sangat bijak untuk diterapkan bagi Anda yang memang betul-betul ingin memiliki pasangan yang setia sampai ajal tiba. Kalau istilah kerennya, “till death do us part”. Wow, kèèréééééén !
Pria yang lebih besar cintanya terhadap Anda, akan selalu memberi perhatian dan selalu ingin tahu kabar Anda, sedangkan Anda kurang perhatian dan tidak peduli terhadapnya. Dia akan selalu ingat dan selalu memikirkan Anda, sedangkan Anda mungkin sibuk sendiri dengan urusan pribadi.
He heeee . . . . . . bener gak yaaa ???
Bersambung . . . . .
Related Article : Bagaimana Cara Mempercayai Dia? , Percayakah Anda Pada Dia?

0 komentar :
Post a Comment